Kesulitan mendeteksi penderita human immunodeficiency virus
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengaku kesulitan mendeteksi penderita human immunodeficiency virus (HIV) acquired immune deficiency syndrome (AIDS). Pasalnya, masyarakat enggan memeriksakan diri dan cenderung menutupi penyakit tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Makassar Naisyah Tun Azikin mengungkapkan, jika penderita tidak mau memeriksakan diri, akan menyulitkan pemerintah mendeteksi warga yang tertular HIV/- AIDS.
“Penyakit HIV/AIDS itu seperti fenomena gunung es. Tidak tampak di permukaan,tapi menyebar di bawah.Akan sulit mendeteksi penderita jika tidak ada kesadaran masyarakat memeriksakan diri,” ungkapnya kepada media, kemarin. Kota Makassar menempati urutan ketiga jumlah penderita HIV/AIDS dari lima kota besar lain di Indonesia. Empat kota lain yang masuk dalam daftar teratas penderita, yakni Papua, DKI Jakarta, Surabaya, dan Bali.
(lagi…)